Year 2025
2 hrs 35 mins
IMB 7.1
Suara: Japan
Kalau ngomongin anime yang bikin jantung berdebar setiap episode, Demon Slayer alias Kimetsu no Yaiba pasti masuk daftar teratas. Di Indonesia sendiri, popularitasnya makin meledak berkat hadirnya subtitle Indonesia yang bikin penonton bisa nyemplung penuh ke alur cerita tanpa khawatir nyasar sama dialognya. Apalagi untuk seri terbaru Demon Slayer: Infinity Castle (2025), hype-nya udah kayak ombak gede—nggak bisa dihindarin!
Bagian ini cocok buat kamu yang mau sedikit bocoran tanpa kehilangan sensasi nonton.
Cerita dimulai setelah pertempuran brutal di Swordsmith Village. Tanjiro, Nezuko, Zenitsu, dan Inosuke kembali bersiap menghadapi ancaman yang jauh lebih besar. Musuh utama mereka, Muzan Kibutsuji, akhirnya menunjukkan taringnya secara penuh. Ia memanggil semua iblis peringkat atas ke dalam Infinity Castle—markas rahasia yang penuh lorong berputar, ruang berpindah, dan jebakan mematikan.
Infinity Castle bukan sekadar bangunan biasa. Tempat ini layaknya dimensi lain yang dikendalikan sepenuhnya oleh Nakime, makhluk iblis yang dapat memanipulasi ruangan hanya dengan petikan biwa. Setiap sudutnya menyimpan bahaya, dan Demon Slayer Corps harus memecah formasi untuk menghadapi musuh masing-masing.
Pertarungan demi pertarungan tersaji tanpa jeda. Kyojuro Rengoku mungkin saja sudah tiada, tapi Hashira lainnya—seperti Giyu Tomioka, Mitsuri Kanroji, Sanemi Shinazugawa, dan Gyomei Himejima—beraksi habis-habisan. Momen-momen penuh tensi ini dibalut visual yang memanjakan mata, khas studio Ufotable.
Namun di balik semua aksi, ada drama emosional yang bikin hati ikut bergetar. Tanjiro masih berjuang membawa Nezuko kembali jadi manusia, sambil melawan kebencian dan keputusasaan yang terus menghantui. Di Infinity Castle, setiap langkah bisa jadi yang terakhir.
Banyak yang bilang, nonton anime ini tanpa subtitle Indonesia itu kayak makan ramen tanpa kuah—kurang greget. Selain itu, Infinity Castle punya dialog penting yang penuh strategi dan emosi. Kalau kelewat atau nggak ngerti, efek dramanya bisa berkurang banyak.
Satu hal yang nggak bisa dilewatkan adalah kualitas animasinya. Ufotable lagi-lagi menunjukkan kelasnya dengan pertarungan yang fluid, pencahayaan dramatis, dan efek visual yang bikin penonton serasa ikut masuk ke medan pertempuran.
Setiap gerakan pedang, percikan api, hingga ledakan darah dibuat detail dan presisi. Apalagi ketika Infinity Castle mulai “bergerak”, penonton bener-bener dibawa ke dunia yang asing tapi memikat.
Demon Slayer: Infinity Castle (2025) bukan cuma penutup epik dari perjalanan panjang Tanjiro, tapi juga pesta visual yang wajib ditonton di layar terbaik dengan subtitle Indonesia. Tonon juga animasi lain Ne Zha 2 (2025) Buat kamu yang udah nggak sabar, PLAY8MOVIES siap jadi tempat nonton paling nyaman dan lengkap. Siapkan diri untuk pertarungan terakhir yang bakal bikin napas tertahan.
Jangan tunggu spoiler bertebaran di internet—langsung tonton dan rasakan sendiri sensasinya disini!